[Flash Back] VirtualHost Apache dan Nginx

virtualhost-block

Webserver, entah apache atau nginx dan lain sebagainya akan mengenal istilah ServerName atau nama panggil. Sebuah server yang dipanggil dengan nama tertentu, misal namaserver.com, akan terjadi proses pengambilan dokumen di dalam webserver. Lokasi dokumen tersebut dinamakan DocumentRoot. Oleh karena itu dalam server apache, akan muncul sintaks konfigurasi seperti berikut:

Untuk nginx, akan seperti berikut

Namun bagaimana cara kerja sebuah webhosting yang satu mesin harus menangani banyak request domain? Webserver akan memberikan solusi yang bernama VirtualHost. VirtualHost adalah suatu fitur webserver yang berfungsi untuk menangani pemetaan request domain pada documentroot masing-masing. Dengan demikian, sebuah mesin webserver dengan satu IP Address dapat saja menangani banyak permintaan web. Pointing domain ke IP Address sendiri dapat dilakukan melalui DNS.

Berikut contoh VirtualHost apache.

Atau jika dalam nginx

Di dalam konfigurasi virtualhost dapat juga disertakan ketentuan lain seperti dan Handler lainnya. Virtualhost dapat juga dikreasikan untuk kebutuhan lain ataupun kreasi listen address. Untuk hal itu pernah saya tulis di
http://bimosaurus.com/2015/02/16/konsep-listen-dalam-network-service/

Sedangkan kreasi untuk multisubdomain VirtualHost ada di
http://bimosaurus.com/2013/06/20/tips-membuat-multi-subdomain-dan-memetakan-dalam-database/

Sekian. Tulisan ini saya berikan untuk : Om Priyo dan tim IT Support STTD Bekasi.

3 thoughts on “[Flash Back] VirtualHost Apache dan Nginx

    1. VirtualHost ki cuma masalah memetakan saja. Nek bind9 kan pointing DNS. Pointing DNS bisa diarahkan dari tempat lain, atau dari server itu sendiri. Sing penting letak DNS Server e nandi. Itu wae. :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code class="" title="" data-url=""> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre class="" title="" data-url=""> <span class="" title="" data-url="">