[WebServer] Mengaktifkan Fitur Kompresi Webserver

nginx
Salah satu bentuk dukungan pemilik web terhadap para pengaksesnya adalah : mempermudah proses pembukaan web. Mempermudah itu dapat berarti banyak hal:

  1. Mengaktifkan tampilan yang responsif terhadap lebar layar dan jenis media
  2. Memperingan load web, selain cepat diakses juga mengurangi pemborosan quota selular pengakses

Continue reading “[WebServer] Mengaktifkan Fitur Kompresi Webserver”

[FlashBackBlog] Menggunakan nGinX sebagai Reverse Proxy

Nginx, adalah sebuah webserver opensources yang dikembangkan dari keturunan Apache. Nginx, seperti apache, memiliki fungsi melakukan publikasi dokumen dalam sistem, ke sisi publik, melalui protokol HTTP atau port default 80. Nginx, adalah singkatan dari Engine-X. nGinX. Memiliki tingkat keringanan eksekusi dokumen yang lebih kencang daripada Apache. Namun tentu saja beberapa kekurangannya adalah kelengkapan modul yang diperlukan oleh web, kalah oleh Apache. Namun demikian untuk web-web biasa, atau sistem informasi biasa, tidak terlalu membutuhkan modul-modul terlalu lengkap.
Continue reading “[FlashBackBlog] Menggunakan nGinX sebagai Reverse Proxy”

[Flash Back] VirtualHost Apache dan Nginx

virtualhost-block

Webserver, entah apache atau nginx dan lain sebagainya akan mengenal istilah ServerName atau nama panggil. Sebuah server yang dipanggil dengan nama tertentu, misal namaserver.com, akan terjadi proses pengambilan dokumen di dalam webserver. Lokasi dokumen tersebut dinamakan DocumentRoot. Oleh karena itu dalam server apache, akan muncul sintaks konfigurasi seperti berikut:

Continue reading “[Flash Back] VirtualHost Apache dan Nginx”

[Tips] Menambahkan Module dbase pada PHP-5.4

Module dbase, digunakan oleh PHP untuk mengerjakan file-file bertipe DBF. Biasanya merupakan obyek yang dikerjakan oleh bahasa pemrograman Foxpro. PHP sebelum 5.3 justru telah dilengkapi paket installasinya untuk keperluan dbase ini. Setelah muncul PHP-5.3 justru bawaan dbase ini dihilangkan. Pada PHP sebelumnya, cara installasi PHP dbase adalah dengan cara
Continue reading “[Tips] Menambahkan Module dbase pada PHP-5.4″

[Security] Serangan pada bug ShellShock melalui PHP-CGI

Sebelum lebih jelas bercerita tentang serangan shellshock ini, ada baiknya juga membaca cerita ini:

http://en.wikipedia.org/wiki/Shellshock_(software_bug)
http://www.troyhunt.com/2014/09/everything-you-need-to-know-about.html
https://shellshocker.net/

Shellshock ini bug yang dirilis kisah vulnerability-nya pada sekitar akhir 2014. Shellshock ini menyerang beberapa service network yang memiliki kemampuan execute command dari sisi client, dengan otentifikasi lemah. Shellshock ini merupakan bug keluarga dari bash bug. Shellshock paling deras menyanyerang webserver Apache yang menjalankan PHP-CGI. Sementara PHP-CGI banyak digunakan oleh layanan hosting untuk melayani multiversi PHP permintaan para client. Perhatikan pada attachment berikut:

Continue reading “[Security] Serangan pada bug ShellShock melalui PHP-CGI”

Mainan For di bash Linux

Terimakasih yang mau menunggu lama artikel singkat ini, maaf requestnya baru kejawab :D . Antri. Seorang rekan bertanya : “Bagaimana bisa otomatis membuat direktori yang sama dengan isi tabel user di sebuah tabel user mysql? Syaratnya perintahnya singkat”. Ilustrasinya adalah sebagai berikut. Terdapat sebuah tabel user pada database pegawai, dengan isi sebagai berikut:

Id username
1 bimo
2 wahyu
3 sukar

Dari sejumlah nama itu akan dibuat sebuah direktori yang berisi subdirektori yang memiliki nama seperti pada tabel tersebut.
Mula-mula kita perlu tahu perintah bash shell mysql untuk menampilkan tabel. Kita tahu bahwa syntax mysql untuk menampilkan isi tabel user pada database pegawai adalah
Continue reading “Mainan For di bash Linux”

Menggunakan Perintah find, xargs, sed dan grep Untuk Efektifitas Find and Replace

Salah satu perintah dasar UNIX yang digunakan juga di Linux, adalah sed. Fungsi sed, sangat membantu dalam proses operasional server Linux. Perintah ini bersama dengan grep, tail, xargs dan lain sebagainya, adalah perintah-perintah dasar yang persamaan fungsinya tidak dapat ditemui di sistem operasi Windows, kecuali install dari luar. Sed, paling sering saya lakukan saat saya perlu melakukan pencarian file yang memiliki karakter tertentu. Saya gunakan juga sed untuk sekaligus melakukan pengubahan pada text tersebut (Find Replace).
Continue reading “Menggunakan Perintah find, xargs, sed dan grep Untuk Efektifitas Find and Replace”