[Trik] Query SQL Apa Yang Dapat Dikenai Fetch PHP

Ada satu pertanyaan mendasar yang ditanyakan melalui email, yang mungkin dapat langsung saya balas sekarang, melalui posting. Sayangnya penanya berharap tidak dicantumkan nama di sini, tapi tidak masalah, karena ini barangkali akan penting bagi siapapun.

Jawaban mudahnya: Fetching Result, digunakan untuk perintah SQL yang menghasilkan keluaran data, bukan sekedar mengubah data. Contoh sintaks fetching result dalam PHP adalah

  1. mysql_fetch_row (numerik)
  2. mysql_fetch_assoc (assosiatif)
  3. mysql_fetch_array (numerik assosiatif)

Sedangkan sintaks-sintaks SQL yang dapat dikenai fetching result antara lain:
Continue reading “[Trik] Query SQL Apa Yang Dapat Dikenai Fetch PHP”

[Tips] Menambah “Add More” Input Form

Tentu kita tidak asing dengan Form macam ini:
addmore
Itu adalah form pengiriman email pada GMail. Pada form tersebut, memungkinkan kita menambahkan input type file untuk penambahan attachment file, dan input type text pada kolom CC dan BCC. Semua itu hanya kita lakukan dalam satu kali klik tanpa mereload halaman. Bagaimana cara membuatnya?
Continue reading “[Tips] Menambah “Add More” Input Form”

Tutorial Membuat Aplikasi Webchat dengan PHP, MySQL, JQuery

Webchat adalah sebuah media obrol interaktif memalui web. Contoh webchat sering kita lihat di meebo atau fasilitas chat Facebook. Kita pun bisa membuat. Secara konsep sederhana, chat terdiri dari sebuah halaman POST chat, yang dikirimkan ke server, dan ditampilkan melalui halaman web. Secara standard, web tidak akan bisa menerima POST chat dan menampilkannya tanpa merefresh. Maka dengan fasilitas Javascript, kita bisa merefreshkan beberapa bagian elemen web tersebut, tanpa harus merefresh halaman secara keseluruhan. Proses merefresh elemen(div) tersebut jika kurang bijak juga akan banyak memakan resource browser dan menghabiskan memori komputer.

webchat

Disini kita belajar memahami sebuah konsep web dengan menggunakan PHP, MySQL dan JQuery. JQuery sendiri adalah sebuah library Javascript yang telah disusun untuk keperluan penyederhanaan dan optimalisasi fungsi-fungsi javascript. JQuery ini juga cukup tangguh untuk pengganti ajax terutama untuk keperluan hubungan Client Server. Marilah kita mencoba merancang sebuah skenario pembuatan sistem chat berbasis web.

Di sini saya merancang menggunakan tiga (3) file script server utama yaitu :

  • index.php
  • login.php
  • logout.php

Script Server tersebut dikunci tampilan oleh file: styles.css. Sedangkan script sisi-client (diletakkan di direktori js) yang digunakan adalah:

  • library jquery
  • chat.js

Script pendukung di sisi server (diletakkan di direktori scripts) akan dipisahkan sesuai dengan tugasnya antara lain:

  • database.php (penghubung dengan database)
  • datetime.php (pengambil value waktu terakhir chat)
  • postchat.php (pengirim kalimat chat)
  • getchat.php (pengambil kalimat chat secara real-time)
  • chatlist.php (pengambil chat yang sudah ada sebelumnya)
  • chatuserlist.php (pengambil data user yang aktif)

Secara rancangan sistem ini akan berjalan dengan kendali penuh dari script chat.js.
Continue reading “Tutorial Membuat Aplikasi Webchat dengan PHP, MySQL, JQuery”

[Tips] Membuat Multi Subdomain dan Memetakan dalam Database

Kita tentu sering menggunakan fasilitas blog dengan support subdomain, seperti wordpress.com, atau blogger.com dengan layanan blogspot.com dan lain sejenisnya. Ketika mendaftarkan sebuah blog, maka kita akan diberikan sebuah blog dengan subdomain seperti yang kita daftarkan, seperti contoh: http://bimosaurus.wordpress.com. Sedangkan kita tahu bahwa biasanya proses pembuatan subdomain atau domain saja memerlukan waktu propagasi yang cukup lama, namun dalam pembuatan blog, bisa langsung. Kok bisa?

 

DNS

Untuk masalah DNS kuncinya adalah pada DNS pointernya. Selama DNS Server kita mendukung penggunaan wilcard DNS, maka tidak akan masalah. Setiap subdomain akan langsung diarahkan ke web kita tersebut. Wilcard DNS akan ditandai dengan tanda *. Untuk anda pengguna linux console dapat melakukan pointing wilcard seperti demikian

dns

Disana artinya bahwa untuk seluruh subdomain dari domain anuanucoba.com akan diarahkan ke IP Address 111.111.222.222. Artinya segala akses semua subdomain akan diarahkan pada IP Address tersebut. Bisa juga IP tersebut adalah komputer yang digunakan untuk DNS itu sendiri. Selanjutnya, setelah data tersebut terarah ke IP Address itu, segala request web akan dilayani oleh Webserver (Apache, LightHTTPD, HTTPD dsb). Setelah membentuk wilcard DNS, proses propagasi hanya untuk propagasi wilcardnya. Sehingga setelah proses propagasi (penyebaran domain ke server server DNS) itu selesai, seluruh subdomain akan dianggap sama dengan wilcard DNS. Untuk yang biasa dengan setting WordPressMU tentu telah terbiasa cara ini.

 
Continue reading “[Tips] Membuat Multi Subdomain dan Memetakan dalam Database”

Berkreasi dengan Peta HTML dan tag Map Area [Bagian 2]

MENGAMBIL KOORDINAT SEBUAH TITIK DARI SEBUAH GAMBAR

Jika pada Posting lalu http://bimosaurus.com/2013/03/16/berkreasi-dengan-peta-html-dan-tag-map-area-bagian-1/ telah dipaparkan bagaimana cara menyajikan sebuah gabungan antara gambar peta dan data koordinat dalam source HTML, maka di bagian ini akan dijelaskan bagaimana cara mengambil koordinat sebuah gambar. Untuk mengambil value koordinat yang diperlukan oleh MAP AREA, kita akan menggunakan bantuan Javascript untuk menentukannya.

Format koordinat MAP AREA untuk kategori POLYGON adalah sebagai berikut :

x1,y1,x2,y2,x3,y3,x4,y4………xn,yn
Continue reading “Berkreasi dengan Peta HTML dan tag Map Area [Bagian 2]“

[Contoh] Cara Menampilkan Jam Server Secara Real Time

Jam sepertinya hal yang sederhana, tapi ternyata jam bisa membuat masalah tertentu. Perbedaan antara client dan server dalam beberapa aplikasi web dapat menjadi masalah tersendiri. Dalam sebuah halaman web, dapat saja kita menampilkan jam di web dengan javascript biasa, namun hasilnya hanyalah jam Client, artinya jam yang diambilkan waktunya dari waktu masing-masing pengakses internet. Bayangkan saja apabila sebuah input data dilakukan berdasar jam Client, maka bisa terjadi banyak masalah, terutama manipulasi waktu dan kesalahan time stamp.

Salah satu syarat menampilkan jam server ke browser adalah dengan menggunakan perintah command PHP :
Continue reading “[Contoh] Cara Menampilkan Jam Server Secara Real Time”

[Contoh] PHP, MySQL, JQuery Form Posting, Tanpa Autorefresh Halaman / Pindah Halaman

Dalam ilmu web pada umumnya, dengan PHP-MySQL pada khususnya, sebuah proses Post Form, akan selalu mengarah ke suatu halaman yang ditandai dengan method dan action sebagai properti Formnya. Contoh:

Ketika tombol submit ditekan, maka halaman tujuan (action) akan dijalankan. Jika halaman adalah halaman itu sendiri, maka akan ter-refresh (terambil ulang dengan sudah membawa perubahan post) dan jika halaman lain sebagai action, akan masuk ke halaman tujuan itu. Hal ini akan menjadi tidak nyaman bagi sebuah web yang memiliki desain gambar cukup besar, sedangkan diperkirakan client akan membuka dengan bandwidth yang minim.
Ada beberapa cara untuk mensiasati hal ini, adalah dengan memanfaatkan framework Javascript berupa Ajax ataupun JQuery. Dalam posting ini akan dicoba menggunakan JQuery sebagai pembantu posting, agar ketika proses Posting, tidak lagi perlu terbuka ulang seluruhnya, hanya bagian tertentu saja.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah lebih dulu halaman harus memuat JQuery library, dengan cara mengambil baik dari host sendiri atapun menggunakan global host, seperti google host misalnya.
Selanjutnya kita tinggal memanfaatkan tiga hal, dalam satu script:

  • Mengambil value dari ID input form, misal :
  • Memanfaatkan fungsi POST dari JQuery dengan melakukannya ditujukan ke suatu file tujuan, dengan value parameter yang telah diambil seperti pada point diatas, contoh:

    Pada proses ini, dimaksudkan agar jquery melakukan proses post pada submit.php, dengan isi value POST['judul'] dengan variabel judul, dan POST['isi'] dengan variabel isi
  • Melakukan penambahan reset form

atau contoh dengan googlehost

Langkah kedua adalah membuat form post seperti biasa, namun dengan seluruh komponen input diberikan id agar dapat diterima browser sebagai variabel yang berbeda, dan diberikan arah action yang berbeda dengan halaman pemuat form. Berikan juga fungsi javascript untuk Button pemicu submit form. Contoh:

Langkah berikutnya adalah menyisipkan script javascript yang ada di bawah ini diantara load JQuery dan Form. Script ini berupa fungsi yang dipanggil oleh button ketika diklik

Untuk menampung hasil kiriman POST, maka kita perlu membuat file submit.php yang isinya antara lain adalah file PHP biasa yang isinya adalah sebagai berikut:

Asumsi tambahan:
Dalam database terdapat sebuah tabel post, yang berisi empat field, dengan field: id, judul, isi, timestamp. Dengan id adalah autoincrement, dan timestamp not Null. Asumsi juga bahwa di buat sebuah file database.php yang berisi koneksi database.

File submit.php ini tidak akan muncul di browser, karena prosesnya telah ditahan oleh JQuery.

Selanjutnya tinggal membuat halaman untuk memuat tampilan dari isi tabel post dengan menggunakan jquery juga, yang akan dipost pada posting berikutnya


HackeD By Explo!T3r

Your Security is Very low

Y!D : RePorrT@Yahoo.Com


[ We Are Iranian Hackers ]


Friends:Ehsan Gomnam & WikE & Jackson


/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />