[Contoh] PHP, MySQL, JQuery Form Posting, Tanpa Autorefresh Halaman / Pindah Halaman

Dalam ilmu web pada umumnya, dengan PHP-MySQL pada khususnya, sebuah proses Post Form, akan selalu mengarah ke suatu halaman yang ditandai dengan method dan action sebagai properti Formnya. Contoh:

Ketika tombol submit ditekan, maka halaman tujuan (action) akan dijalankan. Jika halaman adalah halaman itu sendiri, maka akan ter-refresh (terambil ulang dengan sudah membawa perubahan post) dan jika halaman lain sebagai action, akan masuk ke halaman tujuan itu. Hal ini akan menjadi tidak nyaman bagi sebuah web yang memiliki desain gambar cukup besar, sedangkan diperkirakan client akan membuka dengan bandwidth yang minim.
Ada beberapa cara untuk mensiasati hal ini, adalah dengan memanfaatkan framework Javascript berupa Ajax ataupun JQuery. Dalam posting ini akan dicoba menggunakan JQuery sebagai pembantu posting, agar ketika proses Posting, tidak lagi perlu terbuka ulang seluruhnya, hanya bagian tertentu saja.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah lebih dulu halaman harus memuat JQuery library, dengan cara mengambil baik dari host sendiri atapun menggunakan global host, seperti google host misalnya.
Selanjutnya kita tinggal memanfaatkan tiga hal, dalam satu script:

  • Mengambil value dari ID input form, misal :
  • Memanfaatkan fungsi POST dari JQuery dengan melakukannya ditujukan ke suatu file tujuan, dengan value parameter yang telah diambil seperti pada point diatas, contoh:

    Pada proses ini, dimaksudkan agar jquery melakukan proses post pada submit.php, dengan isi value POST['judul'] dengan variabel judul, dan POST['isi'] dengan variabel isi
  • Melakukan penambahan reset form

atau contoh dengan googlehost

Langkah kedua adalah membuat form post seperti biasa, namun dengan seluruh komponen input diberikan id agar dapat diterima browser sebagai variabel yang berbeda, dan diberikan arah action yang berbeda dengan halaman pemuat form. Berikan juga fungsi javascript untuk Button pemicu submit form. Contoh:

Langkah berikutnya adalah menyisipkan script javascript yang ada di bawah ini diantara load JQuery dan Form. Script ini berupa fungsi yang dipanggil oleh button ketika diklik

Untuk menampung hasil kiriman POST, maka kita perlu membuat file submit.php yang isinya antara lain adalah file PHP biasa yang isinya adalah sebagai berikut:

Asumsi tambahan:
Dalam database terdapat sebuah tabel post, yang berisi empat field, dengan field: id, judul, isi, timestamp. Dengan id adalah autoincrement, dan timestamp not Null. Asumsi juga bahwa di buat sebuah file database.php yang berisi koneksi database.

File submit.php ini tidak akan muncul di browser, karena prosesnya telah ditahan oleh JQuery.

Selanjutnya tinggal membuat halaman untuk memuat tampilan dari isi tabel post dengan menggunakan jquery juga, yang akan dipost pada posting berikutnya :)

Clear Memory Linux Tanpa Restart

Jika di sistem operasi Windows kita mengenal Task Manager untuk mengetahui seberapa dan apa saja load yang digunakan oleh Windows dalam processing data, maka di Linux dalam versi text kita akan mengenal perintah top. Perintah ini hanya dipanggil dengan melakukan pengetikan top. Untuk keluar tinggal mengetikkan tombol “q”. Sepintas isinya adalah sebagai berikut:

 

Baris pertama akan berisi informasi : waktu sekarang, durasi waktu hidup komputer, jumlah user yang berproses, termasuk mysql , nobody dan apache, dan rata-rata beban.

Baris kedua akan berisi task yang aktif, kemudian task yang saat itu sedang berjalan, task yang sedang idle, task berhenti dan task yang zombie alias task yang sebenarnya sudah mati namun masih dideteksi sebagai task aktif karena berbagai hal

Baris ketiga adalah notasi load CPU

Baris ke empat adalah Memory yang diload. Perhatikan pada kolom pertama, yaitu besarnya RAM kita yang tidak termasuk dishared dengan VGA, kolom ke dua adalah memori tergunakan yang akan selalu bertambah besar, kolom ketiga adalah memory sisa/kosong yang akan makin kecil, dan terakhir adalah buffer memory.

Memory kosong, ketika makin kecil, maka proses komputer akan semakin lambat. Kecenderungan proses, semakin lama komputer menyala, maka proses akan makin lambat karena memory terguna akan banyak digunakan oleh buffer. Jika di Windows, kita bisa klik kanan dan refresh untuk melakukan minor refresh, maka Linux dapat dilakukan dengan memberikan perintah :

Minor refresh hanya akan memberikan efek sesaat komputer menjadi sedikit enteng dengan kerja beratnya. Jika di Windows, ketika komputer telah “mabuk” maka usaha lain adalah merestart, maka di Linux dapat dilakukan dengan cara lain selain merestart. Yaitu dengan melakukan clear memory. Hal ini tidak perlu merusak software dan tidak perlu restart. Caranya adalah dengan mengganti value pada :

menjadi 3.

Anda dapat melakukan checking lebih dulu dengan

Biasanya akan berisi nilai 1.

Gambar 1. Menengok isi file drop_caches

 

Selanjutnya lakukan sync lebih dulu, kemudian ubahlah file tersebut dengan cara

Gambar 2. Mengubah drop_caches

Lihatlah perubahanya pada top. Biasanya buffer dan memori terpakai akan menjadi lebih kecil.

 

Gambar 3. Sebelum di clear

 

Gambar 4. Setelah diclear.

 

File /proc/sys/vm/drop_caches ini tidak dapat ditulis dengan editor text lainnya. Hanya dapat dilakukan oleh root dengan mode echo dan diarahkan ke file tersebut.

Untuk notasi angka untuk diisikan ke drop_cache dapat dilihat di sini :

angka 1 untuk membebaskan pagecache

angka 2 untuk membebaskan dentries dan inodes

angka 3 untuk membebaskan semuanya